hipertensi menurut who


Halo Selamat Datang di Mpompon.ca

Halo para pembaca yang budiman, selamat datang di Mpompon.ca. Kali ini, kami akan mengajak Anda untuk membahas sebuah topik yang sangat penting mengenai kesehatan, yakni hipertensi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit kronis yang mengancam jutaan orang di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hipertensi menjadi salah satu penyebab utama kematian dini dan kecacatan di dunia.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas segala hal yang perlu Anda ketahui tentang hipertensi menurut WHO. Mulai dari pengertian, gejala, penyebab, hingga cara pencegahan dan penanganannya. Dengan memahami informasi ini, Anda dapat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda.

Pendahuluan

Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada pada tingkat yang tinggi secara konsisten. Tekanan darah sendiri adalah gaya yang diberikan oleh darah pada dinding pembuluh darah. Saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh, tekanan darah akan meningkat (sistolik) dan kemudian menurun (diastolik) saat jantung beristirahat.

WHO mendefinisikan hipertensi sebagai tekanan darah yang sama atau lebih tinggi dari 140/90 mmHg. Tekanan darah normal berada pada kisaran 120/80 mmHg hingga 139/89 mmHg. Hipertensi dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih umum terjadi pada orang dewasa yang berusia di atas 30 tahun, orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, dan orang yang memiliki riwayat keluarga hipertensi.

Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena biasanya tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Namun, jika tidak ditangani, hipertensi dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan kerusakan mata.

Kelebihan Hipertensi Menurut WHO

Meskipun hipertensi umumnya dianggap sebagai masalah kesehatan yang negatif, namun WHO mengakui adanya beberapa kelebihan hipotetis dari kondisi ini, antara lain:

  1. Tekanan darah yang lebih tinggi dapat membantu mencegah pendarahan berlebihan pada saat cedera.
  2. Tekanan darah yang lebih tinggi dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan organ vital lainnya selama aktivitas fisik yang intens.
  3. Tekanan darah yang lebih tinggi dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi pada beberapa orang.

Kekurangan Hipertensi Menurut WHO

Di sisi lain, WHO juga menyoroti berbagai kekurangan dan risiko terkait hipertensi, antara lain:

  1. Hipertensi dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
  2. Hipertensi dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
  3. Hipertensi dapat merusak mata dan menyebabkan kebutaan.
  4. Hipertensi dapat meningkatkan risiko demensia.
  5. Hipertensi dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya, seperti diabetes.
  6. Hipertensi dapat mempersingkat harapan hidup.
Informasi Lengkap tentang Hipertensi Menurut WHO
Parameter Definisi
Tekanan darah normal 120/80 mmHg hingga 139/89 mmHg
Hipertensi Stadium 1 140-159/90-99 mmHg
Hipertensi Stadium 2 160/100 mmHg atau lebih tinggi
Hipertensi Sistolik Terisolasi Tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih tinggi dengan tekanan darah diastolik kurang dari 90 mmHg
Hipertensi Diastolik Terisolasi Tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih tinggi dengan tekanan darah sistolik kurang dari 140 mmHg

FAQ

  1. Apa saja gejala hipertensi?
  2. Apa penyebab hipertensi?
  3. Bagaimana cara mencegah hipertensi?
  4. Bagaimana cara mengobati hipertensi?
  5. Apa saja komplikasi hipertensi?
  6. Bagaimana cara mengukur tekanan darah?
  7. Apa saja makanan yang baik untuk penderita hipertensi?
  8. Apa saja makanan yang harus dihindari penderita hipertensi?
  9. Apakah hipertensi bisa disembuhkan?
  10. Apakah hipertensi bisa diturunkan?
  11. Apa saja gaya hidup sehat yang dapat membantu mencegah hipertensi?
  12. Apakah obat-obatan untuk hipertensi aman dikonsumsi?
  13. Apakah hipertensi dapat menyebabkan kematian?

Kesimpulan

Hipertensi adalah kondisi serius yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini. Penting untuk memahami penyebab, gejala, dan cara pencegahan hipertensi agar Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda.

Jika Anda didiagnosis dengan hipertensi, sangat penting untuk mengikuti rencana pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter Anda. Hal ini mungkin termasuk perubahan gaya hidup, obat-obatan, atau kombinasi keduanya. Dengan pengobatan yang tepat, kebanyakan orang dengan hipertensi dapat mengendalikan tekanan darah mereka dan mencegah komplikasi yang serius.

Ingatlah bahwa hipertensi adalah kondisi yang dapat dicegah dan dikendalikan. Dengan menerapkan gaya hidup sehat, Anda dapat significantly mengurangi risiko Anda terkena hipertensi dan melindungi kesehatan jantung Anda untuk tahun-tahun mendatang.

Penutup

Terima kasih telah membaca artikel ini. Kami harap informasi yang kami berikan dapat membantu Anda lebih memahami hipertensi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran apa pun, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.