pengertian kemiskinan menurut para ahli

Kata Pengantar

Halo, selamat datang di Mpompon.ca. Dalam dunia yang terus berubah ini, kemiskinan tetap menjadi masalah yang mendesak dan kompleks. Memahami hakikat kemiskinan sangat penting untuk mengembangkan solusi yang efektif. Artikel ini menyajikan tinjauan komprehensif tentang pengertian kemiskinan menurut para ahli, mengungkap berbagai perspektif yang telah membentuk pemahaman kita tentang masalah ini.

Pendahuluan

Kemiskinan adalah fenomena global yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Mendefinisikan kemiskinan adalah tugas yang menantang karena sifat konsep ini yang multidimensi. Definisi yang berbeda mencerminkan perspektif teoretis dan sosial yang bervariasi, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya.

Meskipun terdapat keragaman definisi, kesamaan yang mendasari terletak pada pengakuan bahwa kemiskinan mewakili keadaan kekurangan Sumber daya material, sosial, dan budaya. Kondisi ini membatasi kemampuan individu atau kelompok untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka dan berpartisipasi secara penuh dalam masyarakat.

Definisi kemiskinan berdampak langsung pada kebijakan dan intervensi yang dirancang untuk mengatasinya. Pentingnya definisi yang komprehensif dan inklusif tidak dapat terlalu ditekankan, karena menentukan cakupan masalah dan target yang paling membutuhkan dukungan.

Definisi Kemiskinan Menurut Para Ahli

Klasifikasi Umum

Secara umum, definisi kemiskinan dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori utama:

Kemiskinan Absolut: Kondisi kekurangan Sumber daya dasar yang diperlukan untuk mempertahankan kelangsungan hidup, seperti makanan, air, dan tempat tinggal.

Kemiskinan Relatif: Kondisi berada di bawah standar hidup yang berlaku dalam suatu masyarakat tertentu, sehingga mengecualikan individu dari partisipasi penuh dalam kehidupan masyarakat.

Perspektif Berbasis Sumber Daya

Para ahli dalam perspektif berbasis Sumber daya berfokus pada kekurangan materi sebagai ciri utama kemiskinan. Mereka mendefinisikan kemiskinan sebagai keadaan kekurangan Sumber daya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti:

  1. Pendapatan rendah atau tidak memiliki penghasilan
  2. Akses terbatas ke makanan, air, dan tempat tinggal
  3. Kesempatan pendidikan dan pekerjaan yang terbatas

Perspektif Berbasis Kemampuan

Para ahli dalam perspektif berbasis kemampuan menekankan pentingnya kapabilitas individu dan masyarakat. Mereka mendefinisikan kemiskinan sebagai kurangnya kemampuan untuk menjalani kehidupan yang bermakna dan bermanfaat, termasuk:

  1. Kesempatan yang terbatas untuk kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan yang layak
  2. Ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka
  3. Kurangnya rasa aman dan harga diri

Perspektif Berbasis Kemiskinan Multidimensi

Perspektif berbasis kemiskinan multidimensi mengakui bahwa kemiskinan adalah fenomena kompleks yang mencakup berbagai aspek kehidupan. Para ahli dalam pandangan ini mendefinisikan kemiskinan sebagai kombinasi dari deprivasi dalam beberapa dimensi, seperti:

  1. Kesehatan
  2. Pendidikan
  3. Standar hidup
  4. Kesejahteraan psikologis

Perspektif Relasional dan Kontekstual

Perspektif relasional dan kontekstual menekankan bahwa kemiskinan adalah hasil dari hubungan kekuasaan yang tidak setara dan struktur sosial yang menindas. Para ahli dalam pandangan ini mendefinisikan kemiskinan sebagai keadaan terpinggirkan dan kurangnya pengakuan sosial, yang dimanifestasikan dalam:

  1. Diskriminasi dan prasangka
  2. Ketidakadilan dalam distribusi Sumber daya
  3. Kurangnya otonomi dan pemberdayaan

Perspektif Satuan Lingkungan

Perspektif satuan lingkungan berfokus pada peran lingkungan dalam kemiskinan. Para ahli dalam pandangan ini mendefinisikan kemiskinan sebagai keadaan kekurangan akses ke Sumber daya alam yang berkelanjutan, seperti:

  1. Tanah yang subur
  2. Air yang bersih
  3. Udara yang sehat

Perspektif Feminis

Perspektif feminis mengidentifikasi ketidakadilan gender sebagai faktor utama kemiskinan. Para ahli dalam pandangan ini mendefinisikan kemiskinan sebagai keadaan yang diperburuk oleh diskriminasi dan penindasan terhadap perempuan dan kelompok marjinal lainnya, yang mengakibatkan:

  1. Kekerasan berbasis gender
  2. Akses terbatas ke pendidikan dan pekerjaan
  3. Beban kerja yang tidak proporsional dalam rumah tangga dan pengasuhan

Kelebihan dan Kekurangan Definisi Kemiskinan

Kelebihan Definisi Berbasis Sumber Daya

Kelebihan utama dari definisi berbasis Sumber daya adalah kesederhanaan dan kemudahan pengukurannya. Pendekatan ini secara langsung mengidentifikasi kekurangan materi yang menjadi ciri kemiskinan, yang memfasilitasi pelacakan kemajuan dan pengembangan intervensi yang ditargetkan.

Kekurangan Definisi Berbasis Sumber Daya

Kekurangan utama dari definisi berbasis Sumber daya adalah bahwa definisi ini hanya berfokus pada aspek materi kemiskinan, mengabaikan dimensi sosial dan budaya. Pendekatan ini dapat mengarah pada pengabaian bentuk-bentuk kemiskinan yang lebih halus yang tidak dapat ditangkap oleh metrik berbasis pendapatan.

Kelebihan Definisi Berbasis Kemampuan

Kelebihan utama dari definisi berbasis kemampuan adalah fokusnya pada aspek-aspek kemiskinan yang lebih luas, termasuk kebebasan dan kesejahteraan individu. Pendekatan ini mendorong pengakuan atas berbagai aspek kehidupan yang diperlukan untuk menjalani kehidupan yang bermakna dan bermanfaat.

Kekurangan Definisi Berbasis Kemampuan

Kekurangan utama dari definisi berbasis kemampuan adalah kesulitannya dalam mengukur dan membandingkan kapabilitas lintas individu dan masyarakat. Pendekatan ini cenderung lebih subjektif dan kualitatif, yang dapat mempersulit pengembangan intervensi kebijakan yang terarah.

Kelebihan Definisi Berbasis Kemiskinan Multidimensi

Kelebihan utama dari definisi berbasis kemiskinan multidimensi adalah kemampuannya untuk menangkap kompleksitas kemiskinan dengan menggabungkan berbagai dimensi kehidupan. Pendekatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengalaman hidup orang miskin dan menyoroti perlunya intervensi yang komprehensif.

Kekurangan Definisi Berbasis Kemiskinan Multidimensi

Kekurangan utama dari definisi berbasis kemiskinan multidimensi adalah kerumitannya dalam hal pengukuran dan pembobotan dimensi yang berbeda. Pendekatan ini juga dapat mengarah pada pertukaran kebijakan yang sulit, karena mengharuskan pengalokasian Sumber daya di seluruh berbagai bidang.

Kelebihan Perspektif Relasional dan Kontekstual

Kelebihan utama dari perspektif relasional dan kontekstual adalah kemampuannya untuk menyoroti hubungan kekuasaan dan struktur sosial yang mendasari kemiskinan. Pendekatan ini mendorong pengakuan atas faktor-faktor sosial dan politik yang berkontribusi terhadap kemiskinan, dan perlunya intervensi yang menargetkan penyebab mendasarnya.

Kekurangan Perspektif Relasional dan Kontekstual

Kekurangan utama dari perspektif relasional dan kontekstual adalah kesulitannya dalam mengembangkan metrik yang dapat diukur untuk ketidakadilan sosial. Pendekatan ini cenderung lebih kualitatif dan berbasis narasi, yang dapat mempersulit pengukuran kemajuan dan pengembangan intervensi kebijakan yang terarah.

Kelebihan Perspektif Satuan Lingkungan

Kelebihan utama dari perspektif satuan lingkungan adalah kemampuannya untuk menyoroti hubungan antara kemiskinan dan keberlanjutan lingkungan. Pendekatan ini mendorong pengakuan atas peran akses ke Sumber daya alam dalam mengurangi kemiskinan dan mempromosikan kesejahteraan jangka panjang.

Kekurangan Perspektif Satuan Lingkungan

Kekurangan utama dari perspektif satuan lingkungan adalah kesukarannya dalam mengukur dampak lingkungan dari kemiskinan dan menghubungkannya dengan hasil pembangunan. Pendekatan ini juga dapat mengarah pada pertukaran kebijakan yang sulit, karena mengharuskan menyeimbangkan tujuan lingkungan dengan tujuan pembangunan ekonomi.

Kelebihan Perspektif Feminis

Kelebihan utama dari perspektif feminis adalah kemampuannya untuk menyoroti peran diskriminasi gender dan penindasan dalam kemiskinan. Pendekatan ini mendorong pengakuan atas pengalaman unik kemiskinan yang dihadapi perempuan dan gadis, dan perlunya intervensi yang menargetkan kesenjangan gender.

Kekurangan Perspektif Feminis

Kekurangan utama dari perspektif feminis adalah bahwa perspektif ini cenderung berfokus pada satu aspek identitas, mengabaikan kompleksitas Sumber daya lain